Hem,ngomong soal profesi ni,pastinya semua orang harus punya donk,emang anak istri mau di kasi makan apa kalo gak ada?? he..he..,kembali kejudul di atas, Apa si mata pencarian orang danau???,yang pasti gak cuma satu donk bisa dikatakan beragam,tapi kebanyakan si Tani.menurut survey yang saya lakukan secara langsung,' KARET' adalah mata pencarian paling popular di daerah ini karna hampir semua masyarakat di situ semua memilika kebun karet,hem...selain pekerjaan itu tak terlalu sulit alasan kebanyakan penduduk,karna harga nya yang lumayan..bagaimana tidak,kalau perkilo nya di hargai sampair rp15.000 wah...seru kan??? tapi yang namanya pekerjaan itu pasti tak luput dari yang namanya TANTANGAN,emm...kira-kira apa si??? ok sahabat blooger,yang pertama adalah cuaca,hem seperti apa si cuaca yang menjadi halangan?"HUJAN" ha..ha..kayanya ini adalah musuh terbesar bagi para petani karet,"Asa tok kak ngerurok bala langet,asa nyau ujan pitok..urang mati-mati mutong!!! ilak ngasa!!!" nah kata-kata ini ni yang kerap kali di ucapkan mereka ketika hujan,halangan yang kedua adalah JARAK,
"Udah jalai licak,jaoh agek padah nyamai ngemaik tatal, ngau juah pitok...", Jelas seorang pemuda bernama SUTAR ,karna jarak antara rumah dan kebun karetnya yang cukup jauh,bagai mana tidak membosankan jika tiap hari ia harus menempuh jarak ber mil-mil.
oke sahabat blooger,kayanya si bukan cuma karet,,lalu apa lagi ya??? yang kedua adalah,SAWIT, kayanya si yang satu ini gak asing lagi,di Nusantara kita,bisa dikatakan sawit adalah pendapatan paling besar di daerah itu,apa lagi jika sampa 5-6 kapling,perbulan nya mereka bisa mengantongi 7-8 juta, tapi tak semua pendudkuk punye kebun sawit, nah ada lagi ni pekerjaan yang bisa di katakan turun-temurun dari nenek moyang yaitu "BE UMA' atau Berladang,nah dari berladang ni,mereka mendapattkan sayur-sayuran.padi,nyeli(jagung),dan sebagainya....,seperti apa si proses,dari awal sampai akhir,tentunya bukan proses yang mudah gan karna bisa di katakan mereka harus menghabis kan wktu selama 9 bulan,waduhhh...hem,tapi bukan berarti waktu mereka di habiskan di sini sob,karna dalam seminggu,biasanya mereka hanya sisihkan waktu 1 hari, nah proses pertama yang mereka lakukan adalah "MANGGUL"pada tahap ini mereka hanya memilih lokasi di mana akan berladang,dan proses yang keduaa adalah "NEBAS" di level ini mereka cukup kualahan apa lagi jika banyak"RESAM" hem...semua pada ngeluh kalo dah ketemu dengan musuh besar yang satu ini, makanya, dari tahap ini mereka harus melakukan yang namanya "BRUYONG" atau kerja antar kelompok petani,nah setla nebas atau membabat tadi,merka harus "NEBANG" lumayan sulit dan beresiko si,karna di ladaang sering terdapat kayu-kayu besar,alat yang paling sering mereka gunakan adalah "BELIUNG,KAPAK,TINSU," dan sesudah "NEBANG" mereka harus go too the next level yaitu "NUNU"..atau membakar ladang, tapi sebelum nya ereka biasanya "NGELADAK" hal ini di lakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran, setelah nunu ini ni proses penanaman biasanya setlah 1 atau 2 hari di bakar mereka menanam "NYELI"atau jagung. kira-kira 4-5 hari barulah mereka melakukan yang namanya "NUGAL"nah...tahap ini ni yang paling di tunggu,karna anak-anak pun sring di ikutkan,tahap ini lah mereka harus menabur,biasanya anak-anak tidak ikut ke ladang mereka tinggal di "BANAS" atau tmpat istirahat, bersama para tukang masak,karna setiap kali NUGAL mereka harus menyediakan makanan untuk orang-orang yang ikut,biasanya mereka membawa,roti,babi,dan lain-lain dan biasanya mereka pergi ke ladang sangat awal jam 7 mereka harus berada si banas,kira-kira jam 11 mereka istirahat pertama tahap ini mereka hanya minum-minum dan bekerja lagi sambil menunggu "REMPAH MUDOH"kemudian mereka istirahat yang ke 2 dan di sinilah mereka NANTAI MPURONG,dan setelah mereka makan mereka bekerja lagi, dan jika sudah selesai mereka puun pulang, setelah "NUGAL" mereka harus menunggu hingga padi mengining dan tahap paling akhir adalah "NGETAW" atau panen padi.......cukup sekian dulu ya sobat blooger, find me @heryaguz.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar